SANGKULIRANG – Pagi yang cerah di Lapangan Rajawali, Kecamatan Sangkulirang, Minggu (31/8/2025), berubah menjadi lautan semangat merah putih. Ratusan warga dari berbagai desa berkumpul mengikuti jalan sehat yang digelar Forum Komunikasi Pejuang Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Sangkulirang. Acara ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga ajang silaturahmi sekaligus meneguhkan tekad perjuangan pemekaran.
Wajah ceria anak-anak, para pemuda hingga tokoh masyarakat menyatu dalam satu tujuan: melihat Sangkulirang berdiri sebagai kabupaten baru. Ketua Harian Forum, Sayid Sulaiman Al Idrus atau akrab disapa Habib Icung, menyampaikan orasi penuh semangat di hadapan peserta.
“CDOB Kabupaten Sangkulirang wajib, wajib, wajib! Insyaallah dua atau tiga tahun ke depan kita akan menyaksikan bendera merah putih berkibar di depan kantor Bupati Kabupaten Sangkulirang,” serunya yang disambut tepuk tangan meriah warga.
Forum Komunikasi Pejuang CDOB sendiri dipimpin oleh H. Ardiansyah sebagai Ketua Umum, Habib Icung sebagai Ketua Harian, H. Ahmad Sulaiman sebagai Sekretaris, Sayyid Umar sebagai Bendahara yang turut memperkuat jajaran kepengurusan.
Suasana semakin hangat ketika nama-nama pejuang CDOB diperkenalkan. Mulai dari Prof. Juremi, Firdaus Amd, Supriadi S.Sos hingga Johansyah, yang disebut sebagai generasi penerus perjuangan. Mereka mengingatkan kembali perjalanan panjang sejak 2018 melalui tim sembilan, yang sempat terhenti karena dinamika politik, namun kini kembali bergelora melalui forum komunikasi.
Dukungan politik pun turut mengalir. Sejumlah anggota DPRD Kutai Timur dapil VIII hadir memberi semangat, disusul kehadiran tokoh DPRD Provinsi Kaltim, H. Agus Riansyahserta serta H. Apansyah, S.T.P., M.Ling. Kehadiran mereka menjadi angin segar bagi masyarakat Sangkulirang yang sudah lama mendambakan kabupaten sendiri.
Humas Forum, Supriadi S.Sos, menegaskan pemekaran bukan hanya soal batas wilayah, melainkan juga masa depan pendidikan dan pembangunan.
“Insyaallah jika kabupaten ini terwujud, akan berdiri universitas bergengsi dan pondok pesantren modern. Anak-anak kita tidak perlu lagi sekolah jauh dari kampung halaman,” ujarnya.
Dibalik suksesnya acara jalan sehat ini, ada peran penting M. Sopyanur Nanang sebagai Ketua Panitia yang menggerakkan jalannya kegiatan. Kehadirannya bersama jajaran panitia membuat acara berlangsung tertib dan meriah. Selain itu, forum juga memberi apresiasi khusus kepada H. Abdurrahman (H. Emon), pengusaha asli Sang Saka Kaukar, yang menjadi inisiator kegiatan.
Di tengah riuh sorakan dan lantunan doa, warga percaya pemekaran bukan lagi sekadar mimpi. Jalan sehat hari itu menjadi simbol perjalanan panjang menuju kabupaten baru, perjalanan yang mereka yakini akan berakhir dengan Sangkulirang berdiri tegak sebagai kabupaten yang bermartabat.(One)



Tinggalkan Balasan